Emas Dibawa Gelombang Bullish Ke 1900an?
Harga emas dunia diprediksi bergerak naik pada perdagangan hari ini. Ke depan, bagaimana nasib harga sang logam mulia?
Kemarin, harga emas ditutup di US$ 1.792,63/troy ons, melemah 0,82%. Koreksi ini terjadi setelah harga emas selama lima hari perdagangan beruntun naik 1,59%.
Ke depan, ada harapan harga emas bakal naik lagi. Wang Tao, Analis Komoditas Reuters, memperkirakan harga emas akan menguji titik resistance US$ 1.814/troy ons. Jika tertembus, maka harga akan naik lagi menuju ke US$ 1.826/troy ons.
"Harga emas sedang mengarungi gelombang E. Gelombang ini bisa membawa harga emas ke arah US$ 1.826/troy ons," sebut Wang dalam risetnya.
Setelah menyentuh US% 1.813,64/troy ons pada 22 Oktober 2021, lanjut Wang, harga emas memang cenderung turun. Namun sekarang tren itu sudah berbalik.
"Sebelumnya, harga emas gagal menembus titik resistance US$ 1.828/troy ons, mungkin dalam waktu dekat akan berhasil. Penembusan di titik itu bisa membawa harga bergerak ke arah US$ 1.916/troy ons," tambah Wang.
Sumber: Reuters